Nisfu sya'ban di bilang bid'ah

by Nitt4 on 04:11 PM, 19-Jul-11

Category: Ilmu fiqih

Shalat Nisfu Sya’ban katanya Bid’ah karena tidak pernah dilakukan Rasul. Sehingga ibadah mereka tidak sesuai sunnah Rasul.
Nama panjang dari shalat Nisfu Sya'ban adalah “SHALAT MUTHLAQ yang dilakukan pada malam NisfuSya'ban”. Untuk memudahkan pengucapan, ulama menyebutnya shalat nisfu Sya'ban.
Karena termasuk jenis shalat Muthlaq, maka boleh dikerjakan kapan saja termasuk malam pertengahan Sya'ban selama dikerjakan tidak pada waktu yang dilarang. Kalau pada malam yang lain boleh melakukan shalat Muthlaq, maka pada malam nisfu Sya'ban juga boleh.
Membid'ahkan shalat nisfu Sya'ban sama dengan membid'ahkan shalat Muthlaq yang sunnah.
Apalagi ada hadis yang menyatakan bahwa Rasul menggiatkan qiyamul layl pada malam nisfu Sya'ban. Semakin kuat lah dasar shalat nisfu Sya'ban.
Dari A'isyah:"Suatu malam rasulullah salat, kemudian beliau bersujud panjang, sehingga aku menyangka bahwa Rasulullah telah diambil, karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Setelah Rasulullah usai shalat beliau berkata:"Hai A'isyah engkau tidak dapat bagian?". Lalu aku menjawab:"Tidak ya Rasulullah, aku hanya berfikiran yang tidak-tidak (menyangka Rasulullah telah tiada) karena engkau bersujud begitu lama". Lalu beliau bertanya:"Tahukah engkau, malam apa sekarang ini"."Rasulullah yang lebih tahu", jawabku."Malam ini adalah malam nisfu Sya'ban, Allah mengawasi hambanya pada malam ini, maka Ia memaafkan mereka yang meminta ampunan, memberi kasih sayang mereka yang meminta kasih sayang dan menyingkirkan orang-orang yang dengki"(H.R. Baihaqi).Menurut perawinya hadis ini mursal (ada rawi yang tidak sambung ke Sahabat), namun cukup kuat.
Bahkan kalau kita menyandarkan pada hadis di atas, justru MEREKA YANG SHALAT PADA MALAM NISFU SYA’BAN IBADAHNYA SESUAI SUNNAH RASUL.
Pertanyaan Ketiga:
Shalat Nisfu Sya’ban saja Bid'ah, apalagi melakukannya secara berjamaah. Semakin jauh dari Islam. Kalaulah memang bagus mengapa Rasul dan sahabat tidak melakukan? Padahal Mereka adalah generasi terbaik.)
Saudaraku, selama ada dalil umum yang membolehkan, maka mengenai tekhnisnya berjamaah atau tidak, dapat diatur menurut kondisi dan keadaan.
Pelaksanaan mengisi malam Nishfu Sya'ban diberjamaahkan ini pertama kali dilakukan oleh ulama tabi'in yang bernama Khalid bin Ma'dan, lalu diikuti olehulama tabi'in lainnya seperti Makhul, Luqman bin Amir dan yang lainnya. Bahkan terus berlanjut dan menjadi tradisi ulama Syam dan Bashrah sampai saat ini.
Meski tidak dilakukan pada masaRasulullah saw dan para sahabatnya, kami lebih condong untuk mengatakan tidak mengapa dan tidak dilarang. Tidak semua yang tidak dipraktekkan oleh Rasulullah saw dan para sahabatnya menjadi sesuatu yang tidak boleh dilakukan. Selama ada hadits dan qaidah umum yang membolehkan,maka mengenai tehnis, apakah diberjamaahkan atau sendiri-sendiri, semuanya diserahkan kepada masing-masing dan tentu diperbolehkan. Hal ini sebagaimana tradisi takbir berjamaah pada malam hari raya.
Hal ini tidak dilakukan pada masa Rasulullah saw dan para sahabatnya. Rasulullah saw dan para sahabat hanya melakukannya di rumah masing-masing. Tradisi berjamaah membaca takbir pada malam Hari Raya ini pertama kali dilakukan oleh seorang ulama tabi'in yang bernama Abdurrahman bin Yazid bin al-Aswad. Dan tradisi ini pun sampai saat ini masih diberlakukan dan diamalkan hampir di seluruh negara-negara muslim.
Demikian juga dengan shalat Tarawih diberjamaahkan. Rasulullah saw hanya melakukannya satu, dua atau tiga malam saja secara berjamaah. Setelah itu, beliau melakukannya sendiri. Dan hal ini berlaku juga sampai masa khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq serta pada permulaan khalifah Umar bin Khatab. Setelah Umar bin Khatab masuk ke sebuah mesjid dan menyaksikan orang shalat tarawih sendiri-sendiri, akhirnya beliau melihat alangkah lebih baiknya apabila diberjamaahkan. Sejak itu, beliau menunjuk sahabat Rasulullah saw yang bernama Ubay bin Ka'ab untuk menjadi imam pertama shalat Tarawih diberjamaahkan. Tradisi ini juga berjalan dan terus dipraktekkan sampai sekarang ini.
Kalaulah shalat qiyamu Ramadhan(Tarawih) yang beliau lakukan selalu tidak berjamaah dengan sahabat, kecuali hanya 1-3 malam saja, boleh dilakukan secara berjamaah, lalu takbir malam ‘Ied juga boleh dilakukan secara berjamaah, mengapa shalat Muthlaq malam nisfu Sya’ban (untuk menyingkat selanjutnya disebut “shalat NisfuSya’ban”) tidak boleh dilakukan berjamaah? Tentu ini tidak fair.
Di zaman Rasul, para sahabat dengan melihat rasul qiyamul layl saja mereka sudah melakukannya. Namun di akhir zaman ini jika ada ustad berkata, “wahai umat Islam, shalat tarawih yang dilakukan Rasul tidak berjamaah dan dilakukan di tengah malam (bukan ba’da Isya langsung). Oleh karena itu shalatlah sendiri-sendiri nanti malam.” Yang shalattarawih pasti sedikit. Kecuali instruksi itu untuk bangun malam dalam rangka menyaksikan final piala dunia antara Belanda Vs Spanyol insya Allah jamaahnya banyak meskipun jam 1.30 malam.
Jadi kondisi zaman mengarahkan untuk shalat tarawih secara berjamaah.
Begitu pula dengan shalat nisfu Sya’ban. Di akhir zaman ini, Kalau shalat Nisfu Sya’ban (apalagi jika100 raka’at) dilakukan hanya boleh sendiri-sendiri, saya yakin sangat-sangat sedikit orang yang mau menghidupkan malam Nisfu Sya’ban. Namun kalau dilakukan secara berjamaah, satu sama lain dapat saling memotivasi sehingga lebih semangat.

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

26 responses to "Nisfu sya'ban di bilang bid'ah"

Agust Khalwatie [04:57 PM, 19-Jul-11]

السلام عليكم

100% muwafaqah

Ibenk Msv [05:00 PM, 19-Jul-11]

Assllm,, wah baru kliatan bu de apa kabar??
Seperti biasa post,y nice buat pengetahuan n pembalajaran wajib di kaji nih hehehesmile

akgunz [06:22 PM, 19-Jul-11]

betul banget.
Setujulah ama situ.

Gunturalif [07:20 PM, 19-Jul-11]

100% setuju

Gochun surya | Rumah Impianku [08:21 PM, 19-Jul-11]

Memang ada beberapa kalangan yg mempermasalahkan shalat nishfu sya'ban, pada dasarnya karena sebagian dari mereka hanya berpegang hanya pada beberapa hadits yg tdk ketauan shahih atau dhoibnya ukh, wallahu'alam

Yanz [10:33 PM, 19-Jul-11]

Mampir mlm nit,nice info...bnyak hal" yg dianggap bid'ah dan mengakibatkan prpecahan...kalo sy,pilih yg bnyak aja...cool
dtnggu knjungan'y...

RaHaSaN (www.miaw.pun.bz) [12:40 AM, 20-Jul-11]

terimakasih y ukhti,
artikelnya mencerahkan hati kak Ntitta.
Salam ukhuwah.

Muhammad Chairul Umam [03:07 PM, 21-Jul-11]

met siang.. ^^

Yanz [01:53 AM, 22-Jul-11]

O iya,psang link ku ya..,link nitta udh kupasang tuh...mrgreen

JhaY [02:37 PM, 22-Jul-11]

met siang n lam kenal sob,,infox wjib di amini n brmnft skli sob...
oea,follow2an ya !!
biar aq dluan yg follow...,,trim's

Qien-Qien© [06:35 PM, 22-Jul-11]

nice info sob..
lam knal ja..

mazhy [01:39 AM, 27-Jul-11]

Ass al wr wb;
kunjungan perdana!!
Numpang nyimak..mrgreen

(follow this blog)
http://mazhy.mywapblog.com

★ kέTυx Hαмгöν ☆ [08:23 PM, 27-Jul-11]

bermanfaat sekali info nya, makacih ya, mba nitta

Cahillun [07:20 PM, 28-Jul-11]

Assalamu'alaikum.. wink
Artikelnya sangat bermanfaat bngt,smga makin rame ya.. wink

Nayla Sedan [01:32 AM, 31-Jul-11]

I like it

Alif [04:38 PM, 31-Jul-11]

kunjungan blknya soblol
jgn lupa tinggalkan jejakrazz

alifpc.mywapblog.com

Alif [04:40 PM, 31-Jul-11]

kunjungan blknya soblol
jgn lupa tinggalkan jejakrazz

alifpc.mywapblog.com

nitt4 [05:41 AM, 01-Aug-11]

all,thanks ea atas kunjungan nya dan selamat menunaikan ibadah puasa-smga amal kita mendapat ridho Allah SWT Amin

Eko_purwoko [05:55 AM, 01-Aug-11]

kunjungan sesudah saur nih, salam kenal + mau nyimak nih.
sekalian mau ngucapin Selamat menunaikan ibadah puasa

(►_◄) Riyuz'Axila95 (►_◄) [06:14 AM, 01-Aug-11]

kunjungan perdana nih....izin nyimak ya ukhti...
Skalian izin follow...
Jngan lpa follback y..
Mksh..
smile

Asep Saepudin [11:45 AM, 03-Aug-11]

semuanya itu tergantung kepada pola pemikiran qt masing2,karena ada yg mengatakan bahwa ibadah nishfu sya'ban itu bid'ah termasuk saya,tetapi perbedaan ini jgn sampai ada perpecahan diantara kita,jd tetaplah dlm keyakinan dlm mencari hakekat kebenaran anda dlm pemahaman tentang islam ukhty,...

fanatik terhadap agama adalah wajib...

tetapi fanatik terhadap guru harus berhati2 karena guru jg adalah manusia biasa...

(►_◄) Riyuz'Axila95 (►_◄) [10:04 PM, 03-Aug-11]

absen malam sob..

nitt4 [02:24 AM, 04-Aug-11]

trimakasih atas pencerahan ny akhy udin

top-x [09:10 PM, 09-Aug-11]

kalau niatnya solat mutlak boleh omm, tapi kalau niatnya solat nisfu syakban haram.

alfiez ilham [07:51 AM, 30-Aug-11]

Menurut sya tidak haram...krna tidk ada ktrgn yg menyebutkan haram...walaupun shalat nisfu sa^ban bid'ah tpi itu bid'ah hasanah...ingat tidk semua bid'ah dolalah....jgn mencerna hadis sembarangan !!lihat tapsiran para ulama !pintar mana org sprti kta dg para ulama.....jgn permasalahkn org yg melksnakan sholat nisfu..! Tpi prmsalhkanlh org yg jarang shalat..masih bnyk di indo ini org2 yg brbuat maksiat...

Kang_arman [10:35 AM, 11-Oct-11]

Subhanallah...

Subscribe to comment feed: [RSS] [Atom]

New Comment

[Sign In]
Name:

Comment:
(You may use BBCode tags)